kampung inggris

Kampung InggrisMenghabiskan waktu liburan di Kampung Inggris pada awalnya memang seru dan menarik. Namun, lain halnya bila kamu menghabiskan waktu lumayan lama dengan jam kursus yang fleksibel. Tentu hal itu bisa membuat dirimu merasakan kebosanan.

Kebosanan yang tidak segera diatasi akan mengakibatkan putusnya semangat dan harapanmu ketika belajar di Kampung Inggris. Parahnya lagi, bisa – bisa kamu pulang ke daerah asal tanpa memiliki skill Bahasa Inggris yang mumpuni.

Sebelum semua itu terjadi, kamu harus mempersiapkan hal-hal berikut ini agar proses belajarmu berjalan efektif dan ada hasilnya:

1.     Membuat Planning Sebelum Ke Kampung Inggris

Sebelum memutuskan mengambil kursus di Kampung Inggris, alangkah baiknya bila kamu membuat rencana hendak mengasah skill apa saja. Jangan lupa tentukan tujuan utamamu serta indikator keberhasilan dalam proses pembelajaran yang akan kamu tempuh

Ketika membuat strateginya, kamu bisa memulai dengan belajar hal yang paling mudah menurutmu. Misalnya saja kamu bisa mencanangkan belajar grammar terlebih dahulu. Setelah itu, kamu bisa beranjak ke materi yang lebih sulit menurutmu, seperti TOEFL.

2.     Mengambil Kursus Yang Paling Kamu Butuhkan

“Gimana sih caranya mengetahui kelemahan kita dalam Belajar Bahasa Inggris?”

Gampang banget gaes! Caranya, coba kamu tes dulu skill Bahasa Inggrismu melalui tes online gratis yang banyak tersedia di internet. Ketika kamu sudah mendapatkan nilai dari tes tersebut, amati dengan seksama. Skor terendah pada tes tertentu dapat kamu coba untuk asah di Kampung Inggris.

Misalnya, skor terendahmu ada pada bagian listening, maka kamu bisa coba mengambil kursus listening. Untuk mengembangkannya, kamu bisa mencoba kursus lain yang masih ada hubungan dengan listening, yakni vocabulary, pronunciation, atau bahkan speaking.

3.     Mengatur waktu seefektif mungkin

Di Kampung Inggris Pare, kamu akan menemukan banyak sekali kursusan yang menawarkan berbagai macam program. Ada program yang berjalan dengan sangat padat selama enam bulan penuh. Di sisi lain, ada pula program yang hanya menargetkan waktu sekitar dua minggu untuk mempelajari satu fokus pembelajaran.

Apabila kamu memilih program yang sangat padat, maka kemungkinan kamu tidak akan memiliki banyak waktu untuk berleha-leha. Namun bila kamu mengambil kursus dua mingguan dengan rerata sehari dua pertemuan, maka akan lebih baik tidak membiarkan waktumu terbuang sia-sia.

Di camp atau kos, kamu bisa memanfaatkan waktumu untuk berjejaring atau mungkin bekerja secara freelance. Pilihan lainnya, kamu bisa mengambil kursus durasi dua mingguan dengan fokus pembelajaran yang berbeda. Selain itu, kamu juga bisa mengasah kemampuan berbahasamu dengan membuat karya-karya seperti tulisan maupun lirik lagu. Jadi, ilmumu akan terus berkembang dan tidak mudah untuk dilupakan.

So, jangan bermalas-malasan ya….

4.     Membuat komunitas di Kampung Inggris

Lingkungan sosial di Kampung Inggris sangat heterogen lho. Kamu bisa mendapat banyak kenalan dari berbagai daerah di Indonesia.

Kamu sangat bisa memanfaatkan hal itu untuk saling tukar cerita tentang pengalaman hidup maupun belajar dengan mereka. Lebih lanjut kamu bisa membuat komunitas dengan mereka. Misalnya saja, karena sering satu kelas dengan orang tertentu, maka kamu berinisiatif membentuk komunitas kuliner. Sewaktu-waktu ketika ada waktu senggang, kalian bisa merencanakan untuk berburu kuliner bersama. Seru banget kan….

Itu tadi beberapa hal yang bisa kamu lakukan ketika mengalami kebosanan di Kampung Inggris. Selain poin-poin di atas, tentu kamu bisa melakukan hal lain yang tentunya harus bersifat positif yaa…

Pendidikan